Menemukan tujuan hidup




"Ada dua waktu yang paling berharga dalam hidup ini, yaitu waktu kita dilahirkan dan waktu menemukan untuk apa kita dilahirkan"
Barry Likumahuwa

Halo ha teman-teman setia yg baca blog ini(walaupun gak ada), jumpa lagi dengan aku, badan maximalis, rejeki ekonomis, *apaansih. Gimana kabar kalian semua gaes? apakah baik? apakah jodoh kalian sudah terlihat? iya terlihat bersama yang lain maksudnya, *miris.

Oke langsung aja, karena basa-basi yg aku lakuin udah terlalu basi. Akhir-akhir ini, aku lagi sering ngerenungin tentang tujuan hidup. Sering aku mikir, kalo memang setiap manusia itu unik, kenapa lebih banyak yg sama-sama jadi karyawan daripada yg jadi bos, kenapa setiap orang tua sekarang sepertinya lebih mengarahkan anak-anaknya untuk jadi PNS, jadi aparat negara, lebih menjanjikan mungkin menurut mereka namun bukan mengarahkan anak-anaknya kepada hal yang benar-benar mereka sukai. Sedari kecil kita udah ditakut-takutin bakal ga berhasil kalo menuruti apa yang kita sukai, sehingga kita malah menurunkan standart cita-cita kita jadi hanya yang penting dapet kerjaan dan gak nganggur dan bahkan mengikuti apa maunya orang tua kita meskipun hal-hal itu bukan lah sesuatu yg benar-benar kita sukai. miris!. 

Pikiran-pikiran seperti diatas ini muncul karena belakangan ini aku memang sedikit keteteran dengan segala kegiatan dan kesibukan yang sekarang aku jalanin. Di kantor aku melakukan kesalahan yang cukup fatal dimana program yg aku buat error karena keteledoranku dan program itu telah diberikan ke client di luar negeri! benar-benar ceroboh!. Dan kegiatanku sebagai anak band kafe juga begitu, di permainan musikku pun aku kerap kali melakukan kesalahan-kesalahan seperti lupa chord ketika manggung dan bahkan lupa dan ngeblank sama sekali ttg lagu yg dibawakan. Kesalahan-kesalahan seperti ini yang sekarang ngebuat aku berfikir, apa benar Tuhan nyiptain aku buat jd programmer? atau apa benar justru Tuhan nyiptain aku buat jadi bassist atau musisi? karena kalo memang aku tau aku diciptakan menjadi apa, aku takkan menghabiskan energiku dan waktuku untuk hal-hal di luar itu, fokus pada satu hal, kalo jadi programmer, jadilah programmer terbaik, fokus belajar, ikutin perkembangan dan jadilah programmer yg produktif, atau sebaliknya kalo memang aku diciptain buat jadi musisi, aku gak perlu cape ngabisin waktu buat jadi programmer, jadilah musisi yg produktif, berikan musik yg terbaik buat para pendengar, fokus meningkatkan kemampuan. Ya sampe sekarang pun jujur aku masih bingung entah apa sebenernya yg mau Tuhan rancang ke aku.

Sebagai programmer, aku bukan orang yg benar-benar cocok jadi programmer, ceroboh, terkadang tidak detail, pelupa, walaupun aku juga punya kelebihan yaitu mau belajar, sabar dan suka gercep alias gerak cepat sehingga terkadang teledor. Namun aku menikmati ketika sedang ngebuat koding, memecahkan masalah dari kode yg dibuat dan momen ketika lagi mikir gimana solusinya, ngerasa seru dan keren aja gitu ternyata aku bisa nyelesainnya, walaupun sejujurnya tetap dibantu rekan-rekan kerja yg lain juga.

Sebagai musisi atau bassist sebenernya jadi musisi itu cita-citaku sebelum masuk perkuliahan, namun semua berbelok karna org tua ngerekomendasiin coba daftar dlu di kampus batam daripada kuliah musik, kalo gak keterima baru kuliah musik, eh ternyata keterima. Awal dari perjalanan bermusikku itu ketika kelas 2 SMK, aku ngeliat kawan sekelas yg jago ngegitar mainin petikan gitar yg suaranya ngademin banget, dari situ aku mulai belajar main gitar dan mulai sedikit demi sedikit, sampek sekarang jadi pemain band dikafe.

Semua hal diatas kuperoleh bukan merupakan proses-proses yg mudah dan sebentar, dari mulai hal-hal memalukan, miris sampek gagal berulang-ulang kali sempat kualami. Sampek aku berada di satu titik kebingungan ini. Perasaan dimana aku ngerasa capek dan lelah. Mungkin benar ada yang disebut Multi-Talent, aku gak tahu apa aku juga seperti itu. I don't know.

Setiap senin-jumat aku bekerja di perusahaan selama 7 jam dari jam 08:00-17:00 atau 8 pagi sampe 5 sore, sedangkan rabu-sabtu aku bermain band di kafe dari jam 08:30-12:30. senin-selasa biasanya latihan masing-masing atau terkadang bareng-bareng. Dan hari Minggu aku juga mengambil bagian pelayanan musik yang biasanya dari pagi-sore karena kebetulan gerejaku 3 sesi. Yap, Full Activity in one week.

Mengalami bingung ini ngebuatku iseng browsing di youtube cara menemukan tujuan hidup. Dari beberapa video, aku sempet menonton 1 video dari channel pagar kehidupan :



Isi video benar-benar menarik, walaupun sebenernya video ini jatuhnya lebih ke konten audio karena isi video hanya berupa gambar tapi konten audio yg disajikan benar-benar mengundang interaksi dari para pendengarnya. 

Dari hal-hal yg kudengarkan di video ini, maka aku mengambil poin-poin penting yaitu :

1. Di Video ini, audience harus menuliskan scara cepat dalam 30 detik 50 hal apa saja yang audience sukai, kenapa harus 30 detik dan secara cepat? Kalian bisa tonton deh videonya. HEHEHE :D

2. The Most Killer sentence from this video adalah penjelasan channel ini ttg passion. 

Jadi menurut kalian passion itu apa? 

Nampilin baju-baju bang

Itu Fashion Woyyy.

Menurut penjelasan Video itu, Passion adalah hal yang kita senangi atau sukai yang mau kita lakukan setiap hari. DAMN! benar-benar konsep yg simple dan strike to the point banget menurutku. Karena begini, aku salah satu orang yg gampang bosen ama jenuh, terkadang aku ngerasa main musik lah passionku, buat vlog di youtube lah, programmer lah, bikin post di blog lah, ngebawa dia ke pelaminan lah. *eh

Tapi yang terjadi justru aku malah jadi bingung, di musik aku jadi ga trlalu jago, di vlog jadi ga maksimal, di programmer jadi stuck disitu-situ aja, aku jadi ngerasa jurus-jurus yg aku punya seperti gak maksimal gitu, semuanya jadi serba medioker. Ini benar-benar ngebuat aku ngerenung sbenernya apa yang aku sukai dan rela kulakukan tiap hari?

3. Setelah muncul beberapa poin yg kita tulis tadi, kita persempit lagi menjadi beberapa point dan pilih yang mana yg kita suka dan rela melakukannya setiap hari. Ini bukan hal-hal simple kek makan,minum,mandi,bersih-bersih, nge-wa dia tiap hari walopun cuman diread.

Nah sebenernya aku juga masih bingung untuk menentukan point mana yg benar-benar ingin ku geluti, semua serba berpotensi ngebikin aku jenuh, bosen dan males. Setiap pilihan yg kita ambil pasti ada konsekuensinya, benar kata pak BJ Habibie,


Konsisten adalah kunci sukses yang sebenernya

Semoga aku dan teman-teman semua bisa tercerahkan setelah ngebaca ini ya, tapi ketika selesai ngebaca ini, timbul pertanyaan?

Gimana kalo misalnya kita males ketika ditengah jalan waktu udah berhasil konsisten akan satu hal tersebut?

Gimana kalo jenuh?

Gimana kalo bosen?

Gimana kalo kecewa akan hasil?

Gimana kalo dipandang sebelah mata, dan tidak disetujui orang-orang terdekat?

Sejujurnya, ini juga yang menjadi pertanyaanku berikutnya?

Terima Kasih teman-teman buat yg udah baca, cuman pgn sharing aja di tengah kebingungan yg melanda, mungkin teman-teman juga bisa saling sharing ttang cerita-cerita seperti ini dan cara teman-teman menemukan tujuan hidup di kolom komen, atau ada temen-temen yg ingin menjawab pertanyaan2 diatas? silahkan ketik di kolom komen,


Let's be friend in :

Instagram : yosafatagape
youtube : josea agx
facebook : yosafat agape
twitter : yosafat agape

Mengenang momen 2017 dan menyambut tahun baru 2018



Halo para pembaca blog ane, walopun gak ada. Nah it's been a long day, i was not posting the new thread here. Sorry bikoz i am so bizi, baca : Busi eh Busy alias sibuk. Ya jadwal ngeband serta kesibukan-kesibukan lain *sokiyabangetya membuat aku mulai cuek ama ini blog. Maafkan aku menduakan cintamu, eeaaak. #makin ngawur

Oke jadi aku cuma mau mengenang apa yang aku resolusikan di 2016 dan kesampean di 2017, tanpa basa-basi here we go dan ini versi seingetku aja ya, soalnya udah setahunan yg lalu juga kan. Jadi model cerita yang akan aku bagikan adalah list dari resolusi dan cerita yang terjadi di 2017.


RESOLUSI 2017


1. Setelah mulai meninggalkan dunia gamers yang sudah hampir 4 tahun aku geluti akhirnya aku mulai punya keinginan untuk mencari passion lain dan ya! resolusiku yang pertama di 2017 adalah membentuk Band untuk nampil reguleran di cafe-cafe atau event-event.
2. Resolusi keduaku yaitu liburan ke luar kota walaupun aku gak tau saat itu kota tujuannya kemana? lagian jarang teman-temanku yang berpikiran liburan ke luar-luar kota karena mayoritas teman-temanku adalah super introvert yang lebih memilih di kamar nonton film daripada keluar rumah, apalagi keluar kota?
3. Punya alat musik, tentu lah anak band harus punya alat musik, waktu itu aku sedang dilema karena aku belum punya band yang jelas sementara aku adalah pemain bass dan tentu harus punya band. Sempat kepikiran untuk membeli saxophone aja, mungkin dengan bermain saxo aku bisa cepat diterima band lain, pikirku saat itu. Intinya alat musik.
4. Punya Pacar pun ternyata menjadi resolusiku setiap tahun #Jomblongenesstadiumakhir. Sempat dekat dengan someone dan dia pun memberikan respons yang sama, memberikan perasaan yang aku pikir sama ternyata? Just read the story in 2K17.
5. Membawa keluarga wisata rohani ke Israel ini bener-bener resolusi besar yang udah aku pikirkan semenjak kuliah. Aku percaya orang yang benar-benar memiliki keinginan dan usaha yang kuat pasti akan menuainya. Yes, travelling to Israel.
6. Kontrak kerja di perusahaan di permanenkan juga menjadi salah satu resolusiku saat itu mengingat penentuannya ada di akhir bulan April 2017. Ini juga salah satu yang bikin deg-degan mengingat harus diakui bahwa performaku di perusahaan tempatku bekerja pun sangat Medioker alias performaku itu standart pake banget, ga overpower ataupun jelek2 amat, yeah medioker!

Demikian resolusi-resolusi ku di 2017, sebenernya masih banyak cuman hanya resolusi-resolusi kecil saja namun yang besar dan terutama adalah yang diatas.


The Story in 2017

2017 menurutku adalah tahun yang benar-benar luar biasa, 1 kata, thanks God. *ituduahey!. Bukan mau menyombongkan diri tapi hanya ingin berbagi cerita bahwa hampir semua resolusiku diatas kesampaian dan benar-benar ceritanya itu campur aduk. Ada tangis, tawa, ragu dan tentunya bahagia. Semua terjadi begitu cepat dan dengan alur yang tak terduga, thanks God.

JANUARI 2017

Gak banyak yang aku ingat di bulan ini, bulan ini aku mulai ngajak beberapa teman untuk membentuk Band, mulai sharing ke sesama player juga karena kebetulan player musik di gereja udah lebih dulu terjun ke dunia musik reguler jadi banyak sharing dengan mereka sambil mencari-cari peluang serta mencari-cari anggota/personil. Bulan ini juga aku makin dekat dan makin akrab sama *Someone* tentu saja dengan harapan dia bisa jadi resolusiku, *BaDummTss *Ngimpi. Bulan ini juga aku masih sesekali bermain game online dan ternyata masih kepikiran buat ngetim dan mengikuti turnamen lagi.

FEBRUARI 2017

Ketika anggota Band sudah mulai terkumpul serta entah kebetulan atau bagaimana, kami satu Band langsung bertemu dengan pemain Bass yang sangat berpengalaman, seorang tua yang sangat ramah dan humble serta suka berbagi ilmu baik musik, maupun ilmu kehidupan, namanya Pak Hamzah. Beliau merupakan teman dari pemilik studio tempat biasa kami latihan, Beliau sangat Aktif untuk terus berbagi mengenai pengalaman dan wejangan-wejangan untuk band baru seperti kami, motto beliau yang paling membekas adalah "Practice Make Perfect". Ketika melihat kami berlatih beliau sangat sering memberikan masukan, bahkan ketika kami belum menyelesaikan satu lagu pun, Hahaha terkadang dongkol juga sih sama beliau, Peace Pak. Beliau juga sempat berhasrat untuk langsung membawa kami Long Trip ke Singapur karena dia memiliki koneksi disana, Waow! pikirku saat itu. Band yang sangat kacang sekali ditawarkan main di singapura, kami seluruh personil seperti cacing kepanasan, semua pada ngulik lagu dan kebakaran jenggot, seolah-olah singapur menjadi bensin kami untuk terus semangat latihan. Namun seiring berjalannya waktu ternyata kami mulai menemui banyak kendala, semua pada sibuk masing-masing dan mulai jarang latihan. Apalagi vokalis kami yang masih pelajar sudah dilarang Orang tuanya untuk ikut Band kami lagi. Di bulan ini juga aku mulai sering Overtime di tempat kerja dengan harapan bisa membeli alat musik di akhir bulan. Sejujurnya aku capek pakek banget bulan itu, tapi demi alat musik aku abaikan rasa capek itu. Di bulan ini aku mulai menjual perangkat-perangkat yang kugunakan ketika main game untuk bantu-bantu dana membeli bass. Selain itu untuk pertama kalinya aku nampil di kafe, kebetulan aku diajak nongkrong sama kawanku Frengky. Dan aku lsg diajak mainin beberapa lagu di kafe itu. Kebetulan band di kafe itu juga kawan SD dulu serta kawan sekampus di Poltek. 

Dan salah satu plot twist terbesar tahun ini adalah di bulan Februari. Pasrama Prawira, salah satu teman satu SMK dan sekelas di kampus atau di POLTEK menghubungiku dan ngomong pengen Solo Travelling menikmati hasil kerja selama setahun. Yaaaak! Emang Sifat dari temanku satu ini terkadang Hard To Prediction banget. Diajak ngumpul aja susahnya minta ampun terus tiba-tiba pengen solo Travelling, Boom!. Tanpa basa-basi, aku langsung ngajak dia untuk bikin skejul travelling, Aku bersama kawanku Ihsan Tedja memang sudah lama berkeinginan untuk travelling ke luar kota, sudah sangat lama! walaupun memang kendalanya selalu kekurangan anggota. Akhirnya kami langsung  buat grup BBM dan mulai membahas destinasi wisata mana yang akan kami tuju. Hal ini tentu saja ngedistract fokusku menjadi dua, Beli Bass serta nabung buat Travelling. Egoku waktu itu bilang, raih dua-duanya, "kau hanya perlu kerja, kerja, overtime dan overtime". Namun ternyata, semuanya memang tidak semudah apa yang aku pikirkan dan rencanakan, karena kebutuhan Sekolah dan kebutuhan-kebutuhan keluarga yang lain maka dengan berat hati aku jadi gagal ngebeli bass, gagal karena hasil kerjaku dan hasil penjualan perangkat-perangkat gameku memang kurang untuk ngebeli bass itu. Bass yang kuincar waktu itu memang seharga 6,5 juta yaitu GnL L2500 seken. Keinginanku yang tinggi untuk membentuk Band serta usahaku yang udah cukup keras menurutku karena dibulan ini aku bener-bener ngerahkan tenagaku untuk lebih sering OT alias Overtime dari biasanya. But the ending i was failed to have the bass, In that time, honestly i am cry when i am thingking about it. Tapi memang aku harus lebih mementingkan kepentingan keluarga daripada kepentinganku sendiri. I failed have the bass, i failed to build a loyal band, but Actually i found the way to make Travelling come true.

MARET 2017

Dibulan ini pelan-pelan perangkat-perangkat gamingku mulai laku lumayan buat nambah-nambah uang di dompet. Hubunganku dengan si *Someone* pun semakin erat. Setiap hari kami pun bergantian saling Wa-Waan dan sesekali jalan, menghabiskan waktu bersama, nonton ataupun makan bareng, ngobrol dan ketawa bareng. Entah kenapa aku ngerasa beruntung banget bisa kenal dia, Dibalik look nya yang menurutku seperti cewek Sombong nan cuek nan jutek ternyata prediksiku salah total. Apalagi ditambah dengan selera humor kami yang hampir sama, yeah jujur aku uda mulai berharap walaupun saat itu emang belum resmi jadiian. Ah sudahlah jalani aja dulu ke depan.

Selain itu kami juga mulai cari-cari pengganti vokalis dan setelah coba-coba beberapa vokalis akhirnya kami dapet Vok Cowok yaitu GianVilla dan Vok Cewek yaitu Chyntia yang ternyata juga kakaknya Gian. Yap ternyata juga suara mereka lumayan keren, disitu aku seperti mulai melihat secercah cahaya di lorong gelap *lebay. Kami mulai beberapa kali latihan dan tidak beberapa hari kemudian kami langsung ditawarkan Job nampil di Kafe, DAMN!. Jujur, Twistnya Tuhan tuh ga ketebak, walopun bayarannya tidak terlalu besar kami benar-benar semangat karena nampil di salah satu kafe terkenal di batam yaitu Socialite's Crib. Kami ngegantiin Band temenku yang ternyata mereka mendadak ada Event sehingga perlu band pengganti di Kafe itu. Kebetulan salah satu personil mereka adalah kawan SDku dan juga kawan kuliah. Selama tidak memiliki Bass, untungnya aku boleh meminjam Bass gereja untuk sementara. Sehingga bass itulah yang aku gunakan untuk latihan. Akhirnya hari pernampilan kami pun semakin dekat tepatnya tanggal 1 April dan kami pun memforsir jadwal latihan kebetulan ada hari libur dan kami gunakan untuk latihan di rumah Gian karena ternyata rumahnya punya studio khusus untuk latihan Band namun tidak pernah dipakai, sehingga perlu sekitaran setengah jam untuk membersihkannya dan latihan disitu. Dari pagi sampek malem kami habiskan untuk latihan, Yap melelahkan namun seru. Selain persiapan Band, aku juga udah mulai briefing-briefing masalah travelling dan ternyata berdasarkan hasil Vote suara, kami memilih Lombok, walaupun aku lebih prefer ke Bali tapi aku kalah suara vote. kami pun Memulai perencanaan dari tanggal keberangkatan, peralatan dan perlengkapan yang harus dibawa serta destinasi wisata yang akan dikunjungin ketika ke Lombok. Pelan tapi pasti semua resolusi mulai muncul ke kenyataan.

APRIL 2017

Mengawali bulan April dengan tampil di Kafe untuk pertama kalinya dengan Bandku, oh ya band ini Bernama Bedgy Five karena berdasarkan inisial dari personilnya yaitu B Beng-Beng alias Bambang di Gitar, E Eka di Drum, D Derrel di Keyboard, G Gian di Vokal dan Y Yose di Bass. Overall penampilan kami menurutku udah lumayan bagus walaupun sedikit ada salah-salah kecil, namanya juga band baru maklum sih. Yang cukup mencengangkan adalah, di penampilan pertama kami, kami langsung mendapatkan Tips sebesar Rp.100.000!. Gilaaak! Tips itu dikasih namun kami harus ngebawain lagu "I Will Survive". Dan ternyata kami gak ada yang tau dan kami ganti dengan lagu "I dont wanna Miss a thing". Sorry buat yg udah request but sorry for not singing your requested song. Oke selanjutnya kami mulai ngelanjutin latian-latian band lagi beberapa kali untuk persiapan karena ada beberapa kafe yang mengundang untuk nampil tapi karena berbenturan dengan jadwal masing-masing player akhirnya  jadi banyak yang terlewat dibulan ini dan bandnya mulai tidak jelas arahnya. Bulan April 2017 juga merupakan salah satu Bulan yang menjadi saksi terwujudnya dua Resolusi yaitu liburan ke luar kota, 26 April GO TO LOMBOKKKK!!! dan Kontrak Karyawan Medioker seperti aku menjadi Permanent!!! Wooohhhh. *thanksGod *tunjukLangit

Mei - June 2017

Mengawali Mei di Lombok, aku masih berada disana dan balik ke batam sekitaran tanggal 2 atau 3 Mei lupa. Sepulangnya dari Lombok, aku jadi punya sesuatu yang baru yang harus aku raih, menjadi Youtuber atau membuat konten di youtube. Awal dari semua ini itu hanya ketika ke Lombok aku iseng untuk ngevlog walaupun hanya menggunakan Action Cam yang didapat dari nyewa di penyewaan kamera sehingga ke depannya aku punya keinginan baru untuk ngebeli kamera. Dan emang aku, tedja dan wira berkeinginan untuk ngebuat tim untuk fokus membuat konten di youtube walopun endingnya sih pada sibuk masing-masing. Beberapa keseruan di lombok dapat temen-temen lihat di youtube channelku di joseaagx dan ini playlist vlog menggunakan xiaomi action cam,


  Vlog Pantai Tanjung Aan dan Bukit Merese dan Air terjun Sendang Gile
Vlog Pertama ku gaesss, Gili Trawangan
Vlog kedua masi di lombok di Taman Wisata Alam Gunung Tunak

Mei ini aku mendapatkan tawaran yang bisa dibilang mendadak dan untuk pertama kalinya aku diajak untuk tampil di Event Wedding. Kawan sdku yang juga kawan sekampusku ngajak untuk gantiin bassist mereka karena bassist mereka ada keperluan ke Jakarta. Itu bisa dibilang dikabarin mendadak dan juga beberapa hari sebelum hari H ditambah aku juga banyak belum tau materi lagu untuk Event Wedding itu. Setelah dikirim sekitar 30 lagu hanya beberapa persen aja yang aku tau, sisanya bener-bener lagu baru dan asing di telingaku. sekitar 3 hari dan 2 malam *macamnginap akhirnya aku udah kelarin latian lagu baru itu dan tinggal tampil di hari H. Grogi sih pasti, karena this is the first time dan juga banyak lagu-lagu yang baru diulik. Hari H tiba dan semua berjalan lancar walaupun tetap ada sih salah-salah sedikit, tapi kami tetap mendapatkan apresiasi yang begitu besar dari yang Married, bahkan mereka sampai membuat foto wallpaper berupa ucapan terima kasih untuk Band Wedding saat itu. Main dihari H itupun aku masih belum punya Bass, sewaktu itu aku memang sedang sangat dilema, mengingat Bandku malah jadi gak jelas ditambah aku belum punya Band Baru ga mungkin aku ngebeli Bass apa aku beli saxophone aja?. Nah dibulan ini juga sebenernya hubunganku dengan *Someone* bisa dibilang mulai merenggang, aku udah mulai ngerasa dia gak punya perasaan yang sama, beberapa kali aku coba untuk ngebuat semua makin jelas namun tidak ditanggapi serius. Hal itu yang ngebuat aku mulai ngejauh dan mulai cuek ke dia meskipun dia tetep terus usaha mencuri perhatianku, *Sokgantengginiya. Namun di Mei kami sempet meetup sekali dan mungkin itu meetup yang terakhirku bareng dia. Ya karena aku yang cuek dan dia juga ga memberikan kesan yg tegas akan hubungan itu maka aku putusin untuk ngejauh karena cukup tau dan sadar diri aja sih sebenernya. Dan sempat cekcok akhirnya bulan 6 fix kami berdua miskomunikasi diam-diam saling melupakan eaaak *puitistapimiris, ending yang paling pait menurutku. sekaligus mungkin menjadi akhir dari hubungan yg kurang jelas ini.

Di Juni, aku mengambil salah satu keputusan terbesar dalam hidup, setelah kontrakku permanent, aku mulai mengajukan pinjaman ke Bank dengan nominal yang cukup banyak dan dibayar dengan dipotong gaji selama kurang lebih 5 tahun. Jujur, sebenernya ini keputusan yang sangat sulit untuk diambil karena 5 tahun bukan lah waktu yang sbentar sementara keperluan dan kebutuhan mendatang terus bertambah, memang beberapa persen dari nominal itu akan kugunakan untuk ngebeli bass dan kamera dan sisanya kuberikan kepada orang tua untuk  biaya renovasi dan pindah kerumah yang baru, FYI, selama dari jaman SMK sampe 5 tahun aku masih ngontrak di Ruko dengan usaha Warnet dan warung makan. Namun setelah sangat ragu akhirnya aku mantap ngambil keputusan itu dan berani mengambil resiko untuk minjem ke bank dengan nominal yang besar tersebut dan persenan yang diberikan ke aku bakal di keep untuk menunggu keputusanku ngebeli bass ataupun saxophone. 

Setelah menjadi session player pengganti di event wedding kemarin, aku pun sempat diajak oleh Leader band kawan SDku untuk bergabung ke Band mereka dan akan dikabarin lagi setelahnya. Sehingga aku dihadapkan pada 2 pilihan, apabila keterima di Band mereka maka aku akan ngebeli Bass dan apabila ga jadi masuk Band mereka maka aku pgn solo session player jadi Saxophone, ya Bulan-bulan ini emang sedang nunggu-nunggu kabar.

Dan tak beberapa lama akhirnya aku fix masuk Band temanku itu, nah berhubung Band lamaku udah pada gak jelas, aku pun memilih gabung ke mereka. Aku pun langsung beli bass dan nyari GnL L2500 di kotaku, namun ternyata belum ada. Jadi aku memilih bass GnL M2000 dan kembali resolusiku terjawab sekali dua, Punya Alat Musik dan Punya Band, DAMN! thanks God! Pelan tapi pasti Tuhan jawab, eak *rohanibangett. Bersama Band temenku yaitu Sweet Paradise, aku beberapa kali sempat ikut Event baik wedding maupun reguleran di kafe. Aku sangat-sangat bersyukur banget *borosya, Aku yang skill main bassnya sangat kacang sekali masuk ke Band yang bisa dibilang di Batam udah punya nama. Tentu jadi kesempatan sekaligus tanggung jawab buat aku. Sejujurnya aku juga ga bakal nyangka alurnya bisa seindah ini di tahun 2017. Thanks Jesus!.

JULI - AGUSTUS 2017

Mengawali Juli dengan wedding event dengan Sweet paradise. Seingetku sih gak ada momen-momen yang beneran spesial di bulan ini.

Nah di bulan Agustus, akhirnya sisa dari persenan pinjamanku serta ditambah gajiku kerja cukup untuk ngebeli kamera para vlogger yang udah lama aku idam-idamkan. "The Canon Powershot G7X MARK II". Dan tak beberapa lama langsung meeting bareng Tedjay dan Wira. 


Vlog 3 di Warunk Upnormal Batam

Terkadang ketika aku ngeliat bass, ngeliat kamera dan hal-hal lain yang aku punya, jujur aku sedikit terharu. Bagaimana kalo dipikir-pikir secara logika aku gak akan mungkin punya item-item semahal itu, bagaimana Tuhan memberikan hikmatnya kepadaku, entah lah. Sejujurnya aku cuma bisa terdiam merasakan kebaikan Tuhan, bukan mau rasis atau bawa-bawa agama sih, memang itu yang bener-bener aku rasain. 

Oh ya 1 lagi!

bulan 8 merupakan bulan persiapan bagiku untuk jalan-jalan ke Bogor, dimana kegiatan ini menjadi kegiatan tahunan PT tempatku bekerja yaitu perayaan ulang tahun PT dan DnD(Dinner And Dance). Kegiatan ini diadakan bulan 9.

SEPTEMBER - OKTOBER 2017

Awal bulan 9 tepatnya di tanggal 6 ku awali dengan berangkat ke Bogor bareng kawan PT, emang cuma bisa geleng-geleng kepala liat berkat Tuhan tahun ini. Mungkin banyak yang mengira, aku ke Bogor ngebayar mahal ke PT, NO!. Aku hanya bayar 500 ribu dan itu dicicil 5 kali, lebih tepatnya selama 5 bulan gajiku langsung dipotong 100 Ribu. This is the first time i go to Bogor. Aing teuh di puncak, udah aing aing aja ngomongnya ya. Di bogor udaranya lumayan sejuk, kebetulan hari pertama disana aku ke Puncak dan nginap di Pesona Alam Resort Puncak dan ketika malem memang terasa dinginnya beda dengan di Batam *yaiyalah. Ketika ke Bogor kemarin aku mengunjungi Taman Safari, Jungleland yang rasa-rasanya kayak Ancolnya Bogor, Junglewater dan makan siang di Cimory Riverside. Benar-benar refreshing yang sangat-sangat cukup buat pekerja kantoran sepertiku. APalagi didukung hari pertama menginap di Pesona Alam Resort terasa memuaskan banget dari mulai pelayanan sampe kelengkapan-kelengkapan yang ada di Resort tersebut dan tak lupa menu-menu makanan di resort tersebut, lengkapnyaaaaa. 

Banyak pengalaman-pengalaman unik yang aku dapatkan ketika ke Bogor, salah satunya ketika ke taman Safari aku baru tau kalo ternyata taman safari itu kita yang di dalem Bis dan hewan-hewannya yang berkeliaran, sehingga kita bisa ngerasain ngeliat hewan dari jarak yang lumayan dekat dan tentu jadi pengalaman baru buatku, selain itu aku juga nyobain Jungleland yang isinya wahana-wahana yang memacu Adrenalin dan wahana yang aku cobain yaitu Octopus, wahana yang muter-muterin orang yang naik dan diputer2in secara brutal, terus wahana Hydrolift yaitu wahana yang muter-muter juga jadi kita naik Kapal Bulet yang didorong arus air, kita diluncurkan dengan kencang dari atas dan menabrak-nabrak luncuran sehingga kita terputer-puter terbawa arus dan terpantul luncuran air. Aku juga nyobain junglewater yaitu wahana yang isinya permainan-permainan air, kalo di batam mirip-mirip waterpark lah. Ada satu wahana yaitu Wave jadi kita naik Ban terus didorong-dorong arus ombak yang kenceng dari bawah. Serunya terkadang walaupun naik ban pun kita bisa terjatuh ke aer. Nah kalo udah jatuh, itu biasanya naiknya perjuangan 1945. Kalo dibandingin, Bogor dan Lombok itu bisa dibilang 2 tempat wisata yang pasarnya beda, *cieelahkekdebtcollector.


 Vlog pertama di Bogor diawali dengan menuju Monas
Vlog kedua yaitu menikmati suasana Pesona Alam Resort Puncak
Vlog ketiga yaitu jalan-jalan melihat-lihat hewan langka di taman Safari
Vlog keempat mencoba wahana pemicu Adrenalin di Jungleland

Menurutku, Bogor lebih cocok dijadikan tempat wisata keluarga karena banyak wahana-wahana yang mendukung seperti Jungleland, Taman Safari dan junglewater, recommended banget buat wisata keluarga. Nah kalo Lombok, Lombok memang lebih Eksotis, selain cuaca yang cukup panas disana, kita juga harus menempuh perjalanan-perjalanan yang jauh dan terkadang ada beberapa jalan-jalan setapak yang harus kita lewati untuk sampai ke destinasi wisata dan destinasi wisata andalan Lombok tentu saja pemandangan pantai yang didukung hamparan pasir putih, beserta biru air laut yang serasa memanggil dan hamparan  padang rumput yang berjejer sehingga memang untuk menikmatinya rata-rata perlu ngeluarin Effort yang lumayan, ini juga yang menurut pendapatku bahwa Lombok memang pasarnya orang-orang Traveller yang mau ngeluarin effort lebih dan kurang cocok untuk jadi Wisata Keluarga, Menurut pendapatku sih gitu, tapi gak tau sih apa kalian punya kritik atau tambahan tentang pendapat ane? Silahkan kirim komentar di kolom komen. Ketika kita ngeset resolusi kita menurutku kita secara tidak sengaja ataupun sengaja pelan-pelan diarahkan ke hal itu, salah satu resolusiku liburan di luar kota bahkan terwujud sebanyak 2 X. I just wanna say miracle is possible, if you believe, stay calm and work for it, bahkan ketika kita ga terlalu ngeluarin Effort kalo udah takdirnya kejadian ya kejadian gitu. boleh gak ngomong thanks God lagi? *timpukanepakebatu 

2 Oktober menjadi hari dimana seorang Bayi mungil yang sekarang jadi penulis Blog ini dilahirkan, lebih tepatnya dulunya mungil sekarang?. Happy Birthday to me, Twenty Three years old and stay single? No no no! dont be like that. i am very awesome single *promodiskon50%+20%.

lagi-lagi di bulan ini ada twist keren dimana aku menjadi salah satu bagian dari Youtube Rewind Batam 2017, apa itu rewind? Youtube Rewind adalah persembahan dari para youtube content creator dengan mengangkat tema-tema yang lagi hits sepanjang 2017. Disana aku turut ambil bagian (Walopun gak banyak) tapi udah cukup senang lumayan setidaknya bisa kenal temen-temen youtube content creator di batam. Dan tentu aja numpang nampang di video Rewind Batam wakakaka.

Di akhir Oktober, aku mulai punya keinginan untuk ngebeliin Emakku Mesin Cuci lumayan buat bantu nyuci mengingat aku sangat malas nyuci. *maklumsibuk.
lagi-lagi Tuhan selalu ngasih berkatnya buat aku, terkadang pengen terus ngomong thanks God buat 2017 berkali-kali.

NOVEMBER - DESEMBER 2017

November bisa dibilang keadaan ekonomi mulai menurun, Event wedding cuman 1 yang biasannya sebulan bisa 2 sampe 3 lumayan buat nambah-nambah jajan. Dan seingetku tidak ada yang spesial di bulan ini.

Di desember, tak terasa udah mendekati penghujung tahun, suasana natal pun mulai terasa, kadang gak terasa setahun tiba-tiba udah natalan aja, memang semua semakin terasa berjalan begitu cepat. Salah satu plot Twist keren di tahun ini adalah aku terpilih menjadi salah satu Pemain Musik di natal Akbar gerejaku yaitu gereja Tiber*as Indonesia. kenapa aku bilang keren? selama 2 tahun merayakan natal akbar aku hanya menjadi jemaat, memang kepikiran juga sih pgn jadi pemusik tapi aku termasuk karakter orang yang kadang minderan, apalagi itu juga kan dipilih, bukan kita main masuk-masuk aja gitu dan puji Tuhan aku terpilih menjadi salah satu player di tahun ketiga aku merayakan Natal. lagi-lagi aku cuma mau bilang thanks Goddd!!!! Desember ini juga jadi event wedding terbanyakku bersama Sweet Paradise BAND. Dalam sebulan, ada 4 Event Wedding dan semuanya di waktu yang berdekatan. Jadwal di desember benar-benar gilaak padatnya. Ada seminggu semua jadwal di Desember Full, dari tanggal 11,12 latian bareng Sweet Paradise, tanggal 13 event Wedding, tanggal 14 gladi resik natal tiberi*s, tanggal 15 Natal Akbar Tiberi*s, tanggal 16 dan tanggal 17 event Wedding. Jadwal yang sangat padat ini sempet bikin aku drop, ya ga drop2 kali sih,cuman kena flu ama bawaannya pengen tidur aja, sangat-sangat kurang istirahat. Tapi dibalik itu semua aku sekali lagi cuma pengen ngomong thanks God! *woiudahwoi.

Dibalik semua goals-goals atau resolusi yang aku set di 2017 hampir semua tercapai dengan sangat memuaskan, namun memang ada beberapa point yang masih belum tercapai yang salah satunya resolusi tentang *Someone*. 

Tahun ini untuk urusan *someone* harus diakui, aku puasa gelar. Ya gak kayak biasanya sih, di 2 natal Akbar taun lalu aku selalu punya gebetan yang setidaknya dibawa lah, namun tahun ini nothinggg can i bring T.T. Hal ini sebenernya memang cukup wajar karena tahun ini, aku mulai pelan-pelan merintis Band dan ngurusin konten Youtube, kedua hal itu sukses bikin aku jarang keluar rumah untuk refreshing atau sekedar hangout atau nonton. *alibiditolak

Memang tidak semua pintu bisa terbuka sekaligus, tentu yang aku bisa lakukan hanya sabar dan biarkan Tuhan merangkai kenyataan sesuai dengan waktunya  sambil terus memperbaiki diri dan menyukseskan diri semuda mungkin.

Nah sekarang udah mau 2018 dan aku juga pengen sharing apa resolusiku di tahun ini,

1. Have Partner will support me from zero atau pun lebih baik dari itu, eaak. Ini emang bakal jadi resolusi paling atas buatku, setelah puasa gelar di 2017 harapannya *someone* ini mulai menunjukkan batang hidungnya. Amieeennn.
2. Band semakin sukses dan lancar Job mampu dilirik label studio rekaman ataupun manggung di kota lain atau pun lebih baik dari itu, Setelah di 2017 sibuk merintis akhirnya aku udah punya band dan harapannya lebih fokus, lebih solid buat aku terutama makin jago main bass, attitude main dijaga jangan overplay tapi jgn terlalu polosee hahaha.
3. Ngebawa orang tua wisata rohani ke israel ataupun lebih baik dari itu.
4. Travelling lagi ke luar kota atau pun lebih baik dari itu.
5. Konten youtubeku mampu menginspirasi dan mendapatkan penghasilan atau pun lebih baik.
6. Sehat sentosa dan bahagia *macamlaguultah.
7. Mampu menurunkan berat badan menuju ke Berat ideal 78 KG atau pun lebih baik dari itu.                   

Akhir dari postingan ini yaitu selamat tahun baru 2018 buat kita semua, pasti ke depannya semuanya kita tambah lebih baik, tambah sukses, tambah berat badan, *woi!. Terima kasih 2017 buat petualangan-petualangan yang tak terduga, 2018 menanti di depan mata.

Dont be afraid to dreaming netzzz. 

Bravo Good People. Ciaooo   




VIRAL!!! INI DIA TERNYATA PENAMPAKAN BAPAKNYA PIRA!!!




DESKRIPSI VIDEO : 

BRAVO GOOD PEOPLE. Oke kemarin sebenernya udah lama pengen ngebuat konten ini namun baru sempat karena sibuk *sibukmeninstagram. Karena ini anak sebenernya lagi hits banget dengan jargonnya yaitu,


"Aku kek gitu orangnya om, aku malas banyak omong om,"


Akhirnya aku pun mempunyai ide untuk membuat konten dengan berperan sebagai Bapaknya Anak ini, oh ya anak ini namanya Pira. Di video aslinya dia diwawancarai seorang Oom-oom tentang kelakuan Ayahnya yang suka berjudi. Video ini viral karena anak ini atau si Pira ini dengan berapi-api tampak sangat emosi ketika membahas ayahnya yang suka judi itu. Melihat kelucuan seorang anak kecil ketika emosi dan berapi-api mungkin jadi salah satu alasan kenapa video ini sempat viral dan dibagikan banyak orang di sosial media. Video ini hanya bertujuan untuk menhibur dan tidak ada maksud yang macam-macam. Apabila ada kesalahan ataupun hal yang menyinggung aku meminta maaf sebesar-besarnya. 

Menurut kalian aku cocok gak jadi bapaknya Pira? wkakakak. Yang bilang cocok, aku lempar sendal. 

Yuk ngakak sama-sama. Yang ngakak habis nonton bisa dilike, or maybe di share dan jangan lupa subscribe channelku ya gaes. Yang gak suka bisa gak usah ditonton ya wkwkwkkw.

Oh ya, Buat temen-temen orang Batam yang mau Collabs bisa kontak-kontak aku ya di sosmed. Kita sama-sama belajar dan berkarya, yang penting positif dan tidak merugikan orang lain. Hiattttt

Oh ya 1 lagi, penulis sangat mengharapkan kritik dan saran yang bersifat membangun dari penonton dan pemirsa sekalian, *kokmacamskripsiya.

.
.
.

Terima Kasih kepada orang tua yg telah mendukung baik secara Moril maupun Materil.

BISA UDAH GAK WOIII?!

ngomong sendiri, jawab sendiri. Biasa lagi kumat gaes abaikan aja mereka berdua, *lahterussinisiapa.

Oke sebelum makin absurd dan gaje, 

Akhir kata, Bravo Good Peopleeeee.

Youtube Channel : Yosafat Agape
Facebook : yosafat agape christian sirait
Twitter : @yosafatagape

Instagram : @yosafatagape  


Dibalik setiap Akun, Selalu Ada Manusia yang juga punya perasaan. Stop Bullying! Stop Hating!



Oke malem-malem gini jadi tergelitik buat ngeblog karena baca postingan mas Alitt Susanto. Sebenernya pengen ngebuat postingan ini dari dulu cuma berhubung jadwal ngeband lagi sibuk-sibuknya jadi baru bisa diupdate sekarang. *sokiyabangetya

Kemarin sempet sedikit tertonjok dan terngiang-ngiang, agak lebay tapi ini serius. Postingan aku yang,



Sempet dibaca oleh salah satu temanku dan aku cukup kaget dengan reaksi dia. Di setiap post di blogku, baru-baru ini memang sedikit kusisipkan cerita ilustrasi tentang Ucok dan Butet supaya lebih santai dibaca dan sedikit melatih sense of comedyku, melatihku untuk menulis komedi ditambah aku menyelipkan tips-tips absurd di akhir cerita, nah ini respon teman 'Baikku' ini.


TULISANMU ITU EMANG MAKNANYA APA?
JUDULNYA KEK FTV
GAK ADA MAKNANYA,
MUDAH KETEBAK
TERLALU PANJANG DAN GAK ADA NAMAKU
CAPEK BACANYA

Nah sebelumnya, dia minta tolong aku buat nulis tentang dia di blogku cuman emang gak aku bikin karena aku belum ketemu idenya tapi setelah ngebaca komentarnya tentang postinganku, aku langsung termotivasi untuk bikin tulisan tentang dia dan orang-orang semacem dia ini. 

Di kala jam kerja, aku lagi lietin laptop yang isinya beribu-ribu baris kode program yang selalu sukses bikin aku stres sambil main hape dan seketika ngebaca respon teman baikku itu? Yes it's hit me so much. Seharian fokus kerja jadi hilang, padahal paginya aku lagi semangat-semangatnya karena baru update postingan blog yang tadi. Kerja sambil nyuri sesekali mantau statistik di blog namun mendadak terngiang-ngiang,

TULISANMU GAK ADA MAKNA
TERLALU PANJANG 
MUDAH KETEBAK
MUDAH KETEBAK
KAYAK FTV
KAYAK FTV
GAK ADA MAKNA
GAK ADA MAKNA
CAPEK BACANYA

Seharian kata-kata itu seperti mengitari seisi kepalaku, terulang-ulang terbisik seperti suara entah darimana, aku ngerasa hancur, bad mood dan gak tau, semua perasaan bercampur, rasa emosi, rasa gagal dan rasa "Keknya aku ga cocok jadi blogger", rasa pengen berhenti. Mungkin memang bagi kalian kata-kata yang dibilang temenku itu "Biasa aja", halah gitu aja Baper, gak dewasa, gak terima masukan, gak terima kritik, dasar kanak-kanak. Tepatnya aku kesulut emosi membacanya, mataku dibutakan dan terlanjur kalap sehingga luput menyadari bahwa sebaik apapun orang pasti akan selalu ada yang tidak suka kepadanya. Memang sudah menjadi resiko bahwa setiap karya akan mendapat respon positif ataupun negatif, nah disini lah kadang memerlukan kedewasaan untuk menerima apapun respon tersebut, ambil hikmahnya buang yang tidak perlu, namun ternyata itu ga segampang ketika mempraktekkannya, memang aku juga masih belajar untuk hal-hal seperti itu, it's not easy. 

Jam Break kantor pun tiba, entah kenapa makanan jadi satu-satunya obat Perut Lapar *yaiyalah. 

Setelah makan dan mulai tenang, akhirnya aku coba ngambil sisi positif walaupun gak ada dari komentar dia yaitu menurut dia ceritaku terlalu panjang, berarti mungkin selera dia cerpen, terus judul kek FTV berarti selera dia bukan FTV mungkin seleranya judul dan Mbak Yul *itutuyuul, berikutnya, katanya ceritaku mudah ketebak berarti mungkin dia udah jago menebak cerita apapun , terus ceritaku gak ada makna, nah di poin ini sebenernya aku kurang setuju, kalo dia membaca baik-baik, postinganku itu bermakna buat Secret Admirer, nah ini berarti dia ga baca sampek habis dan poin perkataan dia terakhir yaitu capek bacanya, yaelah kalo gak mau baca gak usah baca, ngapain dibaca kan beres. Intinya apa yang aku buat sebenernya hanya tidak sesuai selera dia saja. Kenapa gak diabaikan aja terus nyari yang sesuai selera? Kenapa malah dikomentari padahal gak ngebaca sampek habis?

Perhatikan apa yang aku Bold,

Sebenernya ini bukan nyinyiran buat teman baikku itu, BUKAN! cuma sedikit kata-kata untuk kasus yang hampir sama.

Sekuat apapun kita memberikan penjelasan, orang seperti ini biasanya udah kalap, dia lebih memilih berkomentar tanpa benar-benar memahami apa yang sebenarnya dia komentari, dia udah terlanjur buta hati dan secara brutal mencecar apa yang dianggapnya buruk tanpa pernah berpikir dua arah, tanpa pernah nyoba ngerti posisi si penerima kritik atau orang yg mendengarkan komentar dia, tanpa pernah mengerti ada manusia dibalik akun tersebut. Bagi dia, sebuah kepuasan untuk bisa menyinyir orang dan menjadikan seseorang sebagai pelampiasan emosinya dan tak jarang mereka melakukan itu tanpa rasa bersalah. Nice.

Nah sebenernya ada perbedaan yang jelas kok antara Kritik, Saran dan Nyinyir. Kritik itu biasanya agak pedes. Kritik singkong *itukripikwoi, Kritik dan Saran itu biasanya sifatnya membangun alias memberikan gambaran solusi kepada sang penerima kritik sehingga kedepannya dia bisa lebih baik, nah membedakan Kritikan dan Nyinyiran itu gampang kok, like this.

"Tulisanmu itu terlalu panjang, Coba dipadetin lagi dan buang kata-kata yang gak penting,"

"Tulisanmu itu terlalu panjang, Capek aku bacanya"

See? Kritik biasanya menghasilkan solusi biar kita kedepannya lebih baik. *CMIIW yak.

Untuk satu postingan blog biasanya aku perlu riset seharian dan browsing-browsing tentang topik yang akan aku kerjakan dan ngetiknya selama 1-2 hari tergantung mood, nah 1 artikel bisa 3 hari siapnya bahkan lebih. Bayangin hasil jerih payah selama 3 hari direspon dengan kalimat-kalimat yang? Oke mungkin ada yang mikir aku juga terbiasa melakukan itu ke orang sehingga orang ngelakuin itu juga ke aku? NO!
Aku paling takut ngekritik orang lain kalo aku gak bener-bener ngerti apa yg aku kritik, bahkan ketika aku ngerti pun aku biasanya orangnya gak enakan. Berdasarkan pengalaman hidup cara mengkritik atau memberi saran paling keren menurutku adalah cari dulu kelebihan yang ada baru berikan saran dan kritik. Tips ini selain membuat orang jadi respect sama kita, orang juga bakal fokus ngedengerin kritik kita. Ya kebiasaan ini sering aku lihat pada temen-temenku yang berjiwa pemimpin, aku pun meniru hal itu, gapapa kan niru hal yang baik? ya gapapa dongg.

Mungkin aku cuma contoh kecil dari banyak kasus seperti ini. Kenapa sih aku sampek segininya dan mengangkat ini ke postingan Blog?

Sekarang jaman udah jaman Sosial Media banget, semua orang memiliki kebebasan serta kesempatan untuk berkomentar tanpa perlu bertatap muka secara langsung dan juga dapat berkomentar seenak 'udel'. Dari semua lapisan masyarakat, dari anak TK sampek Nenek-nenek, semuanya tinggal mengetik komentar diatas Keypad Smartphone maupun Keyboard komputer. Hal-hal ini yang melahirkan jagoan-jagoan baru, yap mereka dipanggil Jagoan Keyboard, Pendekar Keypad dan Preman Online. Biasanya, mereka hanyalah pecundang di dunia nyata. Jari-jemarinya lembut mengetik namun dengan keras mengejek orang dengan Bahasa-bahasa tak layak dan memindahkan semua binatang dan anatomi kelamin manusia ke kolom komentar. Aku yakin sebenarnya orang-orang seperti ini gak benar-benar segahar dan sesangar apa yg diucapinnya di dunia maya. Namun preman-preman online ini berkembang dan tumbuh cukup pesat, Mulut maju duluan tanpa pernah ngerem make otak dan menghasilkan komentar-komentar sadis tanpa pernah bener-bener nyari fakta terlebih dahulu. Dan entah kenapa biasanya preman online ini karyanya itu gak ada alias mereka gak bisa apa-apa, kenapa mereka gak bisa apa-apa? karena waktu mereka hanya habis untuk mencari kekurangan atau mencari bahan untuk menghina dan mencaci tanpa kepikiran untuk intospeksi diri sendiri. yang ada hanya menebar kebencian, mengajak orang-orang sekitarnya untuk ikut ngebenci tanpa alasan yang jelas dan hanya didukung opini,


"Alay kali sih, jijik aku liatnya,"
"Gak tau, gak suka aja aku, kebanyakan gaya, sok ganteng!"
"Hina kali iss apa sih itu!,"  

Bayangin. Aku yang sedewasa ini *cieelah kadang bisa terbawa mental minder karena satu komentar apalagi anak-anak yang sedari kecil mungkin baru memulai bermimpi? Sedikit-sedikit mereka mau menunjukkan karyanya, mereka bakal malu dan takut dikomentari temannya, takut dibilang Alay, takut diejek dan takut-takut lainnya. Bayangin? Sengeri itu efeknya kan? Belum maju aja udah takut dicecar? Bisa jadi, mimpi-mimpi besar mereka hancur hanya karena satu komentar nyinyiran kita, cita-cita mereka tewas tertusuk kata-kata tajam dari Oknum-oknum preman online ini. Dan itu baru mau mulai maju, gimana kalo mau konsisten terjun? tentu semakin banyak orang-orang yang akan melempar batu-batu ejekan. Terasa kan bagaimana dampak bagi korban? mereka menjadi hidup dengan bayang-bayang ketakutan, mungkin bisa mengalami depresi, serta merasa apa yang dilakukannya serba salah dan jelas ini menghambat prestasi dan kemajuan mereka.

Percaya atau enggak, semuanya udah terjadi terlalu jauh, ada yang bahkan sampek bunuh diri karena menjadi Korban Hate Comments atau Cyber Bullying, ada yang depresi dan menarik diri dari lingkungannya karena malu menjadi bulan-bulanan bahkan ada yang menerapkan kebiasaan bullying itu di lingkungannya, yang biasanya dia jadi korban ejekan akhirnya dia juga mencari mangsa untuk dicaci maki, so cruel! right?!. 

Sebagai seorang content creator, Aku juga tidak bisa bohong bahwa apresiasi dari para pembaca blog atau pun penonton channel youtubeku merupakan hal yang sangat penting dan juga bensin untuk terus maju serta menghasilkan konten-konten baru. Siapa sih manusia yang gak ingin dihargai karyanya? Dipuji atas jerih payahnya membuat karya? Yes, honestly, i need something like that. Komentar-komentar seperti,

"Ngakak loh bang,"
"Gila, ngakak bacanya bang,"
"Ditunggu ya bang postingan selanjutnya,"
"Bang, Mesan Cinta ga harus memiliki 1 ya bang." 

Hal diatas memang simple, tapi percaya deh kami para content creator yang ngebaca komentar-komentar seperti diatas ngerasa bahagia, dihargai dan terharu bisa dapet apresiasi seperti itu dari kalian. Komentar seperti ngakak bang, ditunggu post selanjutnya itu hal kecil yang dampaknya gede buat kami-kami para content creator. Apalagi yang komen itu mantan, mantan yang paling cantik. Itu tuh sama kayak udah jatuh, ketimpa raisa. 

Buat Semua yang mungkin membaca postingan ini, aku pengen ngajak kita untuk lebih bijak dan dewasa lagi dalam berkomentar baik makek sosmed atau apapun itu, Berikan lah kritik dan saran yang membangun bukan yang menghancurkan, kalau kalian gak suka udah abaikan aja gak usah dilihat apalagi dikomentari yang enggak-enggak. Karena kita gak pernah tau Effort yang dihabiskan untuk membuat apa yang kita ejek itu. Stop sebarkan ujaran kebencian, hate comments, cyber bully, atau mengomentari karya-karya orang lain dengan kata-kata tak layak, emang sih semuanya bebas berkomentar namun belajar menghargai karya seseorang, hargai sekecil apapun itu. Karena aku percaya, hidup ini seperti tabur-tuai, 


If you share kindness, you will get kind, If you share hate, absolutely you will get hated. Menabur kebaikan akan menuai yang baik, menabur kebencian akan menuai yang benci juga.
Yosafat - Jomblo 23 Tahun

Dan selain itu, aku juga pengen nyemangatin diri sendiri serta temen-temen yang sekarang mungkin lagi dicecar karena karyanya, atau sebenernya pgn do something tapi malu takut diejek, atau yang sekarang sedang dibully-bully atau bertubi-tubi kena hate comments, SEMANGAT!. Aku tau ini sangat klise, aku pun masih terus belajar untuk dewasa, menutup telinga, mengabaikan komentar negatif, melihat sisi positif dari suatu komentar dan masih terus mengintrospeksi diri. Sabar lah! Tutup mulut mereka dengan karya kita. Membalas? Tidak! kita tidak punya cukup waktu untuk melakukannya. Lebih keren lagi kalau kalian mau mendoakan orang-orang yang sering ngebully kalian, Suerr salut ama yg bisa kyak gitu, aku? ya aku gak gitu-gitu juga sebenernya. Paling diem sambil emosi dulu bentar habis itu makan, udah tenang baru lah lihat sisi positifnya. *kenapaharusmakandulusih.

Aku pernah baca kalimat Orang yang dibully, Nasibnya biasanya jauh lebih beruntung dari pembullynya. Kalimat ini bukan berarti kebanggaan loh ya buat menjadikan diri kamu bahan bullyan, NO!. Menurutku kenapa bisa seperti itu? Manusia selalu punya jatah masing-masing dalam hidupnya, jatah dimana dia senang, jatah sedih, jatah dia gagal, dan jatah dia berhasil. Tuhan selalu adil pada masing-masing jatah ini. Ketika dibully, kita menghabiskan jatah-jatah sial dalam hidup kita dan aku yakin setiap manusia punya batas jatah sial masing-masing, gak mungkin kan sialnya terus-terusan, sehingga ketika dibully atau diejek sebenernya kita sedang ngabisin jatah sial itu dan lagi nabung jatah hoki anggap aja tabungan hoki buat masa depan. Mungkin teori yang sangat asal-asal ini perlu sedikit dibaca dengan berulang-ulang, pelan-pelan dan dengan seksama agar lebih dapet maknanya serta lebih dapet bikin cewek dapet emosi. Namun tetap juga semuanya itu harus didukung kerja keras dan keinginan untuk maju serta keberanian menjemput keberhasilan. Tuhan tau kok kapan melepaskan bahagia kepada umatnya, God has perfect timing men!.

Sekian dan Terima Gaji

BRAVO! 
GOOD PEOPLE!

Karena dibalik setiap akun, selalu ada manusia yang memiliki perasaan






Buat kalian yang mencintai dalam diam, The Secret Admirer!




"Nih cewek gak cantik sih, tapi kok lucu ya?" Batin Ucok sambil memandangi Foto selfi seorang Wanita di Instagram. Wanita yang memang tak asing buatnya, Wanita yang memiliki nama akun @Butet_.

Ucok hanya mampu menatapi wanita pujaannya itu dari jauh tanpa berani untuk berkenalan secara langsung, gimana mau berkenalan? ketika Ucok sedang asik memandangi Butet dari Taman sekolah, ternyata celana biru panjangnya(Celana SMP) mendadak basah kuyup(Baca:ngompol).

"Mau sampek kapan kek gini terus?" tanya Kael sahabat Ucok yang mendadak memecah lamunan Ucok yang sedang memandangi Butet dengan Mupeng.

"Entah lah, kayaknya kayak gini aja lebih baek lah," Jawab Ucok jalan sambil ngangkang-ngangkang karena habis ngompol.

"Payah lah kau!" bentak Kael.

Meskipun dikecam oleh sahabatnya, Ucok tetap lebih memilih menyimpan kekagumannya kepada Butet, menyembunyikan Cintanya dibalik Layar Imajinasi di kepalanya, bagi Ucok itu sudah lebih dari cukup.

"Cantik ya si Butet lae," Kata Ucok berbunga-bunga setelah tenggelam dalam khayalan tentang Butet.

Kael yang hampir operasi gondok karena ulah Ucok yang gak berani take action akhirnya dengan nekad menghampiri Butet dan kawan-kawannya.

"Woi, Butet!" panggil Kael.
"Iya, kenapa ya?"
Ucok mulai panik, detak jantungnya bertambah kencang, matanya terbelalak, air liurnya tumpah, Jigongnya keluar dari sarangnya, mulai ada aroma-aroma tak sedap di sekitarnya.
"Itu ada yg kirim salam, kawanku si Ucok," kata Kael menunjuk ke belakang ke arah Ucok yang sedang kaku melihat tindakan Kael.
"Mana?" Jawab Butet celinguk sambil melihat ke arah Ucok.
Ucok dan Butet beradu tatap, Ucok pingsan. Ucok di bawa ke ruang UKS dan entah kebetulan atau bagaimana ternyata Butet adalah pengurus PMR sehingga ikut membantu merawat Ucok.

Sekitar 99 tahun di ruang UKS, akhirnya Ucok mulai sadar, pelan-pelan dia mulai membuka matanya, samar-samar mulai dia melihat sahabat terbaiknya yang setia menunggu, Kael.

"Udah berani kan aku kael? Udah ku tatap kali pun mata si Butet tadi," Ucap Ucok dengan sombongnya seolah melupakan kalo dia habis pingsan setelah beradu tatap dengan Butet.

"Ucok gapapa kan?" tanya Butet yang mendadak masuk ke dalem ruang uks yang daritadi menunggu diluar.

Ucok pingsan lagi.

"Kenapa sih dia?" tanya Butet ke Kael.

"Gak tau aku, banyak makan Micin gitu lah!" jawab Kael.

Ditengah Pingsannya Ucok, Kael dan Butet masih menunggu dan menjaga. Namun Ucok malah sempat-sempatnya ngigau,

"Butet kau mau gak jadi pacar aku?" tanya Ucok.
...
"Apa?! Kau mau tet?! ini beneran kan? ga bohong kan? ini ga mimpi kan? Butet coba cubit aku? cubitt?! coba tampar aku?! tampar?! coba setrum aku?! setrum?!"

Butet dan Kael pandang-pandangan heran.

Akhirnya atas saran Kael, Butet pun meninggalkan ruang UKS dan melanjutkan pelajaran ke kelas dan tak beberapa lama Ucok pun sadar dan terbangun.

"Mana Butet kael?" tanya Ucok.
"Udah kusuruh dia kekelasnya, pingsan lagi kau nanti,"
"Bah?! Kok sepele kali kau?! udah mau kumintakkan kian tadi nomor hapenya itu padahal?!" lagi-lagi Ucok menjawab dengan sombong.
"Ku setrum lah kau ya pakek Genset?! Udah 188 tahun kau gak bangun-bangun, tengok kita, gara-gara kau pingsan, Masih SMP kita kan, Mukak kita udah kek opung-opung gini!" Bentak Kael.

Ucok tersenyum Pahit.

Begitu lah aksi 'Cinta dalam diam' yang dilancarkan Ucok di sekolah. Ketika sampai rumah dan membuka sosial Media pun nama pertama yang disearchnya adalah Butet, baik itu Instagram, Facebook dan Omegle, Oke Omegle enggak-enggak *hahaha. Dekorasi kamar Ucok pun penuh dengan Foto-foto Butet yang ditempelkannya di dinding-dinding kamarnya. Berbagai ekspresi Foto Butet berhasil dikoleksi Ucok, Foto ekspresi senyum, ekspresi manyun, ekspresi sedih, dan ekspresi ngeden. Semuanya tergantung rapi di Kamar Ucok. Di tiap harinya Ucok hanya membatin sambil ngomong "Nih cewek gak cantik sih, tapi Lucu juga ya,". Walaupun begitu, Ucok punya 1 foto di kamarnya yg ada berdua dengan Butet, Foto bersampingan, yang lebih tepatnya, Foto Butet sendirian tapi disampingnya ditempel potongan foto kepala Ucok, ngebuat Ucok sama Butet kayak kembar dempet. Selain foto,  Ucok pun sering membuat puisi yang mewakili perasaannya ke Butet. Ucok yang biasanya Bahasa Indonesia nilainya merah entah kenapa semenjak mengagumi Butet, dia bisa seperti Pujangga-pujangga cinta, seperti pendekar-pendekar sajak. Puisi-puisi seperti,


Butet, Oh buteet...


Mata kau begitu Indah. 

Tatapanmu selalu membuatku Resah

Senyum di ujung bibirmu

Selalu sukses membuatku terbujur kaku



Aku yang mungkin hanya

Mencintai tanpa disadari
Bukan...
Mencintai tanpa mau disadari olehmu

Senyummu yang tampak olehku dari jauh
Sudah cukup untuk menyiram hatiku
Walaupun kusadari senyum itu bukan untukku
Namun tetap... 
senyummu adalah air kebahagiaanku
Kebahagiaan yang akan membuat
Benih-benih cinta ini 
Suatu saat nanti akan tumbuh
Ucok si pangeran Katakmu


Begitu lah keseharian Ucok, Entah kenapa ketika bertemu atau berpapasan dengan Butet, Ucok mendadak jadi penyakitan, Tiba-tiba Keringat dingin lah, Deg-degan lah, tiba-tiba Amnesia lah dan tiba-tiba kena M*ncret Kronis lah. Tak jarang Ucok masuk ruang ICU setelah bertemu Butet.

"Apa keluhan kamu nak?" tanya Dokter Kandungan ke Ucok.
"Gak tau dok, tiba-tiba jadi penyakitan aku waktu ketemu Butet," jawab Ucok sambil memasang muka manja-manja gak tau diri.
"Siapa emang Butet itu?"
"Calon cewek aku lah dok,"

Dokter pun jijik mendengarnya.

Oke maaf buat cerita sedikit absurd diatas.

Berbicara tentang pengagum rahasia, menurut aku, Secret Admirer itu orang yang milih menyimpan rasa kagum atau perasaan cinta dan rasa sayangnya sebatas di angan tanpa sedikit pun memiliki keberanian untuk mewujudkannya. Miris memang, tapi entah kenapa orang-orang seperti ini biasanya sulit untuk disadarkan. Secret Admirer ini juga punya level-level tertentu versi aku yaitu, 

1. Level Sniper.

Secret Admirer tipe ini yaitu tipe serba jarak jauh, dimana dia hanya berani melihat gerak-gerik si Gebetannya dari jauh, hanya bisa stalking sosial medianya tanpa berani ngechat, selalu memperhatikan dari jauh tanpa punya keberanian untuk berkenalan atau bahkan melihat sang gebetan lebih dekat. Hanya bisa memandang langit yang sebenernya awannya sedang amburadul tapi imajinasinya merangkai seolah-olah awan itu membentuk nama si Doi, misalnya kyak Helen, Marissa, Bambang.

2. Level Prajurit Magang.

Level Secret Admirer yang ini sedikit lebih baik, dia mulai berani berkenalan namun cuma sebatas itu. Kalo pun berani Chat di sosmed itu juga dengan modus yang benar-benar basi seperti,

"Tet, besok ada PR gak?"
"Tet, hari kamis pake baju Olahraga kan?"
"Tet, ayo join MLM, setahun ikut, bisa beli kapal pesiar"

Nah biasanya kalo udah di Level Prajurit Magang si Doi itu kadang responnya positif dan udah mulai ngasih tanda-tanda misalnya dia nyubit-nyubit kecil pas lagi bercanda, walaupun habis dicubit besoknya kita dirawat ke ahli urat saraf. Sebenernya tinggal tembak, tapi? lebih memilih dipendem, Yaah namanya juga prajurit magang belum berani narik pelatuk di pistol.

3. Level Jendral Bimbang.

Nah di level ini sebenernya semua berjalan positif, positif banget. Dari mulai perkenalan terus chat di sosial media terus sesekali pergi jalan bareng dan kadang-kadang curhat-curhat masalah-masalah yang udah mulai sensitif dan pribadi. *cieee
Udah mulai saling perhatian satu sama lain,

"Kamu bangun tidur jangan lupa nafas ya," isi Wa Butet ke Ucok.
"Iya kamu juga ya tet, kamu juga jangan lupa itung berapa butir nasi yang kamu makan ya, pokoknya aku harus tau," balas Ucok.

Semua udah positif namun keseringan ngebatin-ngebatin seperti,

"Ah dia kyaknya nganggap aku sahabat aja deh,"
"Ah dia kyaknya nganggep aku Abang GoKek aja deh,"
"Ah dia kayaknya ga nganggep aku deh,"

Gitu aja terus sampek waktu menghantarkanmu melihat kenyataan bahwa rambut yang sebenernya akan kau elus bakal dielus oleh orang lain, lebih tepatnya cowok lain. Ngarep sih tapi kebanyakan ragunya. Miris!.   



Aku pun pernah berada di fase ini, fase dimana imajinasiku membayangkan kebersamaanku dengan sosok yang kukagumi, namun logikaku juga yang membuat seolah-olah itu menjadi ketakutan besar ketika aku bertemu atau berpapasan dengannya. Misalnya pas lagi suka ama satu cewek ngebayangin gimana bisa jalan bareng ama dia, ngobrol bareng, ketawa bareng sambil sesekali dicubit-cubit kecil olehnya, yang dicubit tangan tapi yang kerasa malah hati tapi aku yakin rasa ketakutan kadang muncul dan ini biasanya berasal dari logika, misalnya ketika kita mau ngajak kenalan takutnya datang cowoknya lah, atau datang Mamanya lah, atau datang bulannya lah, *apasih. Tapi biasanya Logika dari pelaku Secret Admirer ini lah yang justru sering menjebak mereka untuk lebih memilih diam, menyimpan tanpa pernah mengungkapkan, menanam tanpa pernah ditunjukkan buah-buah cintanya, nyaman memendam, terhindar dari malu apabila mengambil resiko.

Hey! Stop It!

Oke fine hidup itu pilihan dan kita bebas memilih bagaimana cara kita, tapi ingat, gelisah dan angan tentang dia lebih baik jangan disimpan. kalo pengen lebih dekat lebih baik take action. Ingat! Ditolak itu resiko, tapi Diterima dengan baik juga peluang, kenapa takut mengambil peluang tersebut? Terkadang kita terlalu takut sama kenyataan yang kita bangun sendiri padahal itu hanya ketakutan belaka tanpa pernah benar-benar terjadi. Pernah gak sih kita deg-degan kenalan ama orang yang benar-benar kita suka tapi kita coba untuk serileks mungkin berkenalan dengan dia walaupun sebenernya kita sedang grogi? Yakin lah, apabila melihat senyum merekah dari kenalan kita itu sudah bisa dipastikan kita udah hampir berhasil di proses perkenalan dan entah kenapa tiba-tiba timbul rasa kebanggaan dan juga keyakinan pada diri sendiri bahwa semuanya ga seburuk apa yang kita takutkan, bukan?

Dalam semua hal pasti lah ada resiko gagal, nah takut gagal ini yang biasa jadi bensin buat para Secret Admirer untuk terus melanjutkan aksi Cinta Dalam Diam nya, padahal apa salahnya mencoba toh selain gagal kan ada peluang berhasil?.

Oke ini akhir dari postingan ini, sorry kalo sedikit memojok-mojokkan secret admirer, menurutku sih bukan memojokkan tapi membantu Secret Admirer untuk membuka matanya melihat sisi positif dari suatu hal. Peace yak yang lagi Secret-secretan.

Terima kasih buat para pembaca blog ini.

Mari berteman di sosial media,

IG : @yosafatagape
FB : Yosafat Agape Christian Sirait

BRAVO GOOD PEOPLE !!!!